Karena itu, tak heran jika banyak orang yang mencari cara mengusir atau membasmi semut merah jika serangga satu ini ditemukan di wilayah rumah, seperti kebun. Baca juga: 5 Cara Alami Mengusir Semut dari Tanaman. Namun, bagaimana caranya? Dikutip dari Homes & Gardens, berikut cara membasmi semut di kebun dengan mudah. Tanam tanaman pengusir serangga
Untuk mengusir nyamuk, Anda bisa mengoleskan ekstrak bahan alami tersebut atau menyemprotkannya ke ruangan. Menggunakan lotion anti nyamuk di atas terbilang lebih aman ketimbang obat nyamuk bakar. Pasalnya, obat nyamuk bakar mengandung karsinogen yang berisiko menyebabkan kanker paru-paru. 9. Fogging. Ada banyak jenis tanaman liar yang juga mampu mengusir nyamuk. Jika beberapa tanaman berikut ini asli dari wilayah tempat tinggal Anda, pertimbangkanlah untuk menanamnya di taman/kebun Anda. Kemungkinan besar Anda bahkan telah menanam beberapa di dalam atau dekat taman/kebun Anda. Pohon cedar 1. Peppermint. Meski aroma peppermint terasa menyenangkan dan menenangkan buat manusia, ternyata tikus tidak menyukai baunya. Menanam pohon peppermint di kebun bisa menjadi salah satu cara mencegah tikus masuk rumah. Kita juga bisa membuatnya menjadi semprotan peppermint. Caranya, potong beberapa daun mint dan menambahkannya ke dalam air mendidih. Para kera menjarah kebun lagi, berburu kera atau berburu monyet yang kita lakukan di area pertanian.Ada beberapa kera yang memasuki kebun dengan diam-diam, d Kemangi. Selain sebagai bahan beberapa makanan, Kemangi Ocimum americanum ampuh melindungi hingga 40 persen dari serangan nyamuk. Baca Juga: 6 Tanaman Pengusir Nyamuk, Bantu Cegah Penyakit DBD. Caranya cukup mudah yaitu dengan menanam kemangi di dalam pot dan letakkan di sekitar rumah.Indonesia dengan keanekaragaman budayanya memiliki banyak kisah dongeng yang menarik. Di setiap daerah tentu ada kisahan anjlok temurun yang dipercaya oleh masyarakat. Takhayul fabel juga tidak rontok terbit unsur kesukuan, seperti dongeng Sakadang Kuya jeung Sakadang Monyet yang bersumber dari tatar Sunda.
Dilansir dari Healthline, cacar monyet memiliki beberapa gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri otot dan punggung, kelelahan, menggigil dan pembengkakan kelenjar getah bening atau limfadenopati. Gejala tersebut biasanya akan hilang dalam waktu 2 hingga 4 minggu tanpa memerlukan pengobatan tertentu.
Kesimpulan: kehati di Hutan Kalisalak lebih unggul pada jenis-jenis vegetasi yang beragam, di mana kehati vegetasi tumbuhan-tumbuhan ini sebagai daya dukung keberlangsungan habitat monyet ekor
.